"Pasar masih menanti susunan kabinet pemerintahan Jokowi-JK terutama tim ekonomi sehingga pasar bergerak terbatas," kata First Asia Capital (FAC) dalam risetnya, Jumat (24/10/2014).
Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak lesu. Padahal, sentimen dari pasar global positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah melaporkan kinerja keuangan, rata-rata hasilnya positif. Sayangnya, sentimen positif ini terlibas aksi tunggu pengumuman kabinet baru.
Hingga pukul 11.10 waktu JATS, IHSG melemah 24,789 poin (0,47%) ke level 5.079,729. Pergerakan IHSG sudah lesu sejak pembukaan perdagangan. Hal yang sama juga terjadi pada pergerakan rupiah.
"Dolar AS diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 12.024-12.110. Kecenderungan rupiah melemah," kata Bahana Securities dalam hasil risetnya.
Hingga siang ini nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS. Mata uang Paman Sam itu menguat hingga Rp 12.070.
(ang/dnl)











































