Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 5,226 poin (0,10%) ke level 5.098,292. Indeks bergerak dalam rentang yang tipis.
Pelaku pasar memilih aksi tunggu sampai ada kejelasan mengenai struktur kabinet pemerintahan baru. Indeks sempat naik hingga ke titik tertingginya di 5.107 tapi lalu jatuh lagi kena aksi jual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor asing masih berburu saham, siang ini mencatat transaksi beli bersih tapi dengan nilai yang tipis. Aksi jual saham banyak dilakukan investor domestik.
Saham-saham perkebunan masih bisa menguat, ditahan positif oleh aksi beli beli. Namun sembilan sektor lainnya terpuruk, yang jatuh paling dalam sektor konsumer.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 107.929 kali dengan volume 2,071 miliar lembar saham senilai Rp 2,706 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 161 turun, dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bergerak variatif hingga siang hari ini. Bursa saham Jepang dan Tiongkok berhasil bertahan di zona hijau.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 134,06 poin (0,89%) ke level 15.273,02.
- Indeks Hang Seng melemah 33,10 poin (0,14%) ke level 23.300,08.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 6,47 poin (0,28%) ke level 2.308,88.
- Indeks Straits Times turun 11,19 poin (0,35%) ke level 3.225,31.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 825 ke Rp 30.375, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 70.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 275 ke Rp 17.650, dan Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 15.775.
(ang/hds)











































