Saham BCA Rp 3,2 Triliun 'Dioper' Investor Asing, Ini Penjelasan Dirutnya

Saham BCA Rp 3,2 Triliun 'Dioper' Investor Asing, Ini Penjelasan Dirutnya

- detikFinance
Kamis, 30 Okt 2014 17:22 WIB
Saham BCA Rp 3,2 Triliun Dioper Investor Asing, Ini Penjelasan Dirutnya
Jakarta - Sebanyak 2,5 juta lot saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) siang tadi dipindahtangan oleh investor asing. Nilainya mencapai Rp 3,2 triliun.

Siapakah investor yang menjadi pihak penjual, dan siapakah yang membeli saham itu? Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mencoba menjawab hal ini.

"Yang pasti bukan saham saya. Siapa yang beli siapa yang jual saya tidak tahu," katanya usai pemaparan kinerja BCA di kantornya, Jalan M Thamrin, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Transaksi 'pengoperan' saham tersebut difasilitasi oleh dua broker, Credit Suisse Securities (CS) selaku penjual dan Maybank Kim Eng Securities (ZP) selaku pembeli.

Transaksi tersebut dilakukan di pasar negosiasi sebanyak satu kali. Harga transaksi dipatok Rp 12.800 per lembar, lebih murah dari harga saham BCA pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.375.

Berikut ini komposisi pemegang saham BCA seperti dikutip dari data BEI:

  • Farindo Investments (Mauritius) Ltd 47,15%
  • Anthony Salim 1,76%
  • Djohan Emir Setijoso 0,10%
  • Tonny Kusnadi 0,01%
  • Jahja Setiaatmadja 0,04%
  • Eugene Keith Galbraith 0,01%
  • Anthony Brent Elam 0,03%
  • Dhalia Mansor Ariotedjo 0,03%
  • Suwigyono Budiman 0,03%
  • Subur Tan 0,02%
  • Erwan Yuris Ang 0,01%
  • Henry Koenaifi 0,01%
  • Armand W Hartono 0,01%
  • Publik 50,83%
(ang/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads