Melaju 30 Poin, IHSG Paling Lamban di Asia

Melaju 30 Poin, IHSG Paling Lamban di Asia

- detikFinance
Jumat, 31 Okt 2014 16:15 WIB
Melaju 30 Poin, IHSG Paling Lamban di Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 30 poin berkat aksi borong saham jelang akhir perdagangan. Stimulus Bank Sentral Jepang membuat indeks bursa-bursa di Asia melesat, termasuk IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.077 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.145 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 17,247 poin (0,34%) ke level 5.076,096 membuka perdagangan akhir pekan. Investor berburu saham-saham yang kemarin harganya sudah turun akibat aksi jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laju penguatan Indeks tertahan oleh aksi jual investor domestik. Lajunya mulai melambat gara-gara investor lokal yang terus melepas saham.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 9,216 poin (0,18%) ke level 5.068,065 mengekor penguatan bursa-bursa regional. Aksi beli banyak dilakukan investor asing.

Indeks bergerak datar sepanjang perdagangan sesi sore. Sampai muncul aksi borong saham jelang penutupan perdagangan, IHSG pun melesat ke titik tertingginya hari ini.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (31/10/2014), IHSG menanjak 30,698 poin (0,61%) ke level 5.089,547. Sementara Indeks LQ45 bertambah 7,760 poin (0,90%) ke level 868,051.

Tidak semua indeks sektoral bisa menguat berkat aksi beli investor asing ini. Sektor aneka industri dan perdagangan melemah akibat aksi jual.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 322,751miliar di pasar reguler dan negosiasi. Sedangkan untuk pasar reguler saja nilainya Rp 373,470 miliar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 199.445 kali dengan volume 4,169 miliar lembar saham senilai Rp 5,684 triliun. Sebanyak 174 saham naik, 126 turun, dan 87 saham stagnan.

Bank Sentral Jepang memberikan stimulus baru berupa menambah nilai pembelian exchange-traded fund (ETF) dan real estate investment trust, serta memperpanjang durasi portofolio di surat utang pemerintah Jepang.

Langkah ini menjadi kejutan di mata pelaku pasar regional. Saham-saham bursa di Asia pun kompak menguat hingga sore hari ini, dipimpin bursa Jepang yang melonjak.

Penguatan IHSG masih kalah dibandingkan dengan indek saham di bursa-bursa regional lain. Rata-rata penguatan indeks di bursa regional lebih dari 1%.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 terbang 755,56 poin (4,83%) ke level 16.413,76.
  • Indeks Hang Seng melonjak 296,02 poin (1,25%) ke level 23.998,06.
  • Indeks Komposit Shanghai melesat 29,10 poin (1,22%) ke level 2.420,18.
  • Indeks Straits Times menanjak 33,82 poin (1,05%) ke level 3.268,13.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.400 ke Rp 57.750, United Tractor (UNTR) naik Rp 700 ke Rp 18.375, Astra Agro (AALI) naik Rp 500 ke Rp 23.500, dan Indocement (INTP) naik Rp 450 ke Rp 24.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 1.225 ke Rp 28.275, Emtek (EMTK) turun Rp 750 ke Rp 6.000, Tigaraksa (TGKA) turun Rp 475 ke Rp 2.500, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 71.100.

(ang/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads