Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 6,988 poin (0,14%) ke level 5.078,521 mengikuti lesunya pergerakan bursa-bursa utama dunia. Indeks akan memantapkan posisi dulu sebelum melaju ke level support berikutnya.
Setelah jatuh ke titik terendahnya di 5.070, Indeks mulai bergerak ke atas secara perlahan. Sayangnya belum ada sentimen positif yang bisa mendorong IHSG tetap positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bergerak lesu dan cenderung melemah. Aksi jual terjadi di saham-saham unggulan dan lapis dua.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.335 kali dengan volume 2,091 miliar lembar saham senilai Rp 2,286 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 132 turun, dan 81 saham stagnan.
Bursa regional masih bergerak mix hingga siang hari ini. Bursa saham Jepang dan Hong Kong mampu bertahan di zona hijau.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melesat 558,23 poin (3,40%) ke level 16.971,99.
- Indeks Hang Seng menguat 43,82 poin (0,18%) ke level 23.959,79.
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,02 poin (0,00%) ke level 2.430,01.
- Indeks Straits Times berkurang 6,58 poin (0,20%) ke level 3.284,26.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 ke Rp 59.050, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 900 ke Rp 389.000, Asahimas (AMFG) naik Rp 425 ke Rp 6.850, dan Siloam (SILO) naik Rp 400 ke Rp 14.200.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 775 ke Rp 26.325, Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 750 ke Rp 5.250, Astra Agro (AALI) turun Rp 275 ke Rp 23.575, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 19.950.
(ang/hds)











































