Saham Perdana Blue Bird Menguat 7,6% Jadi Rp 7.000

Pancatatan Saham Perdana

Saham Perdana Blue Bird Menguat 7,6% Jadi Rp 7.000

- detikFinance
Rabu, 05 Nov 2014 09:22 WIB
Saham Perdana Blue Bird Menguat 7,6% Jadi Rp 7.000
Jakarta -

Saham perdana PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik 500 poin (7,6%) ke Rp 7.000 per lembar dari harga penawaran perdana Rp 6.500 per lembar. Sahamnya terus menanjak secara perlahan.

Perusahaan jasa transportasi terintegrasi, ini menawarkan sebanyak-banyaknya 531.400.000 lembar saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum perdananya (Initial Public Offering/IPO).

Seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/11/2014), hingga pukul 09.20 waktu JATS harga saham BIRD berada di kisaran Rp 7.500 atau naik 1.000 poin (15,38%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sahamnya sempat mencapai titik tertinggi di Rp 8.175 per lembar. Sahamnya aktif diburu investor asing. Sebanyak 74.240 lot sahamnya ditransaksikan 1.151 kali senilai Rp 56,6 miliar.

Perseroan sudah memangkas target dana IPO menjadi hanya Rp 2,4 triliun dari target awal sebesar-besarnya Rp 4,9 triliun. Harga saham yang ditetapkan lebih rendah dari kisaran penawaran saham awal, hanya Rp 6.500 per saham.

Operator taksi berwarna biru ini sudah melakukan penawaran kepada investor domestik maupun asing. Sahamnya ditawarkan ke investor Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, London, dan Amerika Serikat (AS).

Sekitar 50% dari dana IPO akan digunakan untuk membiayai belanja modal termasuk pembelian kendaraan dan akuisisi pool, sekitar 35,71% untuk melunasi pinjaman, dan sekitar 14,29% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan entitas anak usaha.

PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT UBS Securities Indonesia ditunjuk menjadi joint global co-ordinators dan bookrunners dalam IPO terbesar tahun 2014 ini.

Blue Bird sudah merencanakan IPO sejak awal tahun tapi terpaksa molor karena ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi. Langkah Blue Bird ini mengikuti jejak PT Express Transindo Utama (Express Group) yang telah listing terlebih dahulu November 2012.

Blue Bird merupakan emiten ke-19 yang masuk ke lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads