Sahamnya langsung dibuka melesat cukup tinggi di awal perdagangan, dari harga IPO Rp 6.500 menuju ke titik tertingginya di Rp 8.175 per lembar. Seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/11/2014), hingga pukul 10.50 waktu JATS harga sahamnya berada di kisaran Rp 7.475 per lembar, naik 975 poin (15%).
Dengan harga saham Rp 7.475 per lembar itu kapitalisasi pasar Blue Bird mencapai Rp 18,7 triliun. Sahamnya sudah diperdagangkan 2.400 kali dengan volume 128.298 lot senilai Rp 95,6 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operator taksi berwarna biru ini sudah menawarkan sahamnya ke investor domestik maupun asing. Sahamnya ditawarkan ke investor Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, London, dan Amerika Serikat (AS).
Sekitar 50% dari dana IPO akan digunakan untuk membiayai belanja modal termasuk pembelian kendaraan dan akuisisi pool, sekitar 35,71% untuk melunasi pinjaman, dan sekitar 14,29% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan entitas anak usaha.
PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT UBS Securities Indonesia ditunjuk menjadi joint global co-ordinators dan bookrunners dalam IPO terbesar tahun 2014 ini.
Blue Bird merupakan emiten ke-19 yang masuk ke lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini.
(ang/dnl)











































