"Saat ini perseroan sedang melakukan penjajakn dengan calon investor tersebut yang berkeinginan menempatkan dananya di anak perusahaan yakni IGM," kata Corporate Secretary Indofarma Yasser Arafat dalam keterangan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/11/2014).
Menurutnya, investor tersebut juga membawa produk farmasai dan alat kesehatan yang rencananya akan didistribusikan melalui IGM ke seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, perusahaan pelat merah itu pegang 99,9% saham di IGM. Selain rencana pelepasan saham, perseroan juga berniat membayar utang Medium Term Notes (MTN) di akhir tahun ini.
"Sesuai siklus bisnis perseroan, kami akan mempunyai kelonggaran kas pada akhir tahun ini yang didapatkan dari pelunasan pengadaan tender baik dari Pemerintah maupun swasta sehingga perseroan mempunyai kemampuan untuk melunasi utang MTN yang akan jatuh tempo 20 Desember 2014," jelasnya.
(ang/dnl)











































