Asing Marak Jual Saham, IHSG Anjlok ke 4.900-an

Asing Marak Jual Saham, IHSG Anjlok ke 4.900-an

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2014 16:16 WIB
Asing Marak Jual Saham, IHSG Anjlok ke 4.900-an
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 46 gara-gara tekanan jual investor asing. Indeks pun balik lagi ke kisaran 4.900-an.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup Rp 12.165
per dolar AS, melemah dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.135 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 0,866 poin (0,02%) ke level 5.033,365. Namun aksi beli investor domestik membawa IHSG balik arah ke zona hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks tak bertahan lama di zona hijau, hanya mampu naik ke titik tertingginya hari ini di 5.040,971. Tekanan jual dari investor asing membuat indeks jatuh lagi ke teritori negatif.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun 24,939 poin (0,50%) ke level 5.009,292 gara-gara aksi jual investor asing. Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menjadi satu-satunya bursa yang merah di regional.

Aksi jual mulai melanda bursa regional sehingga banyak pasar saham yang akhirnya melemah. Indeks pun sempat terjerembab ke posisi terendahnya hari ini di 4.979.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (7/11/2014), IHSG jatuh 46,807 poin (0,93%) ke level 4.987,424. Sementara Indeks LQ45 anjlok 10,330 poin (1,20%) ke level 847,286.

Hanya satu indeks sektoral yang mampu menguat, yaitu sektor pertambangan. Hampir semua sektor merah gara-gara aksi jual.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 181,531 miliar. Sedangkan di pasar reguler saja net sell sebesar Rp 338,486.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 190.827 kali dengan volume 4,961 miliar lembar saham senilai Rp 4,572 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 195 turun, dan 84 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia pun terkena tekanan jual dan rata-rata menutup perdagangan akhir pekan di zona merah. Hanya bursa saham Jepang yang bertahan di zona hijau.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 87,90 poin (0,52%) ke level 16.880,38.
  • Indeks Hang Seng melemah 99,07 poin (0,42%) ke level 23.550,24.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 7,69 poin (0,32%) ke level 2.418,17.
  • Indeks Straits Times berkurang 5,24 poin (0,16%) ke level 3,285.72.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah SMART (SMAR) naik Rp 350 ke Rp 8.000, Tower Bersama (TBIG) naik Rp 325 ke Rp 9.050, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 300 ke Rp 9.050, dan Golden Energy (GEMS) naik Rp 290 ke Rp 1.995.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 675 ke Rp 22.875, Pioneerindo (PTSP) turun Rp 350 ke Rp 5.500, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 300 ke Rp 5.100, dan Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 29.800.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads