Investor Asing Masih Terus Lepas Saham, IHSG Berkurang 22 Poin

Investor Asing Masih Terus Lepas Saham, IHSG Berkurang 22 Poin

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2014 16:16 WIB
Investor Asing Masih Terus Lepas Saham, IHSG Berkurang 22 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 22 poin gara-gara tekanan jual investor asing. Banyak investor lakukan aksi tunggu, perdagangan berjalan sepi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.145 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.165 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 9,876 poin (0,20%) ke level 4.997,3. Indeks mulai menguat secara perlahan berkat aksi beli selektif. Posisi Indeks sudah cukup rendah akibat tekanan jual di akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks tak mampu bertahan lama di zona hijau. Setelah mencapai titik tertingginya di 5.008, Indeks langsung jatuh lagi ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 6,463 poin (0,13%) ke level 4.980,961 akibat tekanan jual investor asing. Indeks pun gagal balik ke level 5.000.

Aksi jual investor asing terjadi di saham-saham lapis dua. Saham-saham unggulan masih diburu oleh investor dalam negeri.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (10/11/2014), IHSG melemah 22,037 poin (0,44%) ke level 4.965,387. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun 3,748 poin (0,44%) ke level 843,538.

Akhirnya hanya satu sektor yang bertahan di zona hijau, yaitu sektor konstruksi. Saham-saham lapis dua terkena koreksi cukup dalam.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 182.04 kali dengan volume 4,568 miliar lembar saham senilai Rp 3,958 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 173 turun, dan 79 saham stagnan.

Rata-rata bursa di Asia berhasil ditutup positif pada penutupan perdagangan awal pekan ini. Bursa saham Jepang menemani Indonesia di teritori negatif karena sama-sama terkena tekanan jual.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 99,85 poin (0,59%) ke level 16.780,53.
  • Indeks Hang Seng naik 194,46 poin (0,83%) ke level 23.744,70.
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 55,50 poin (2,30%) ke level 2.473,67.
  • Indeks Straits Times menguat 17,85 poin (0,54%) ke level 3.304,24.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 450 ke Rp 9.500, Mayora (MYOR) naik Rp 300 ke Rp 26.200, Mayapada (MAYA) naik Rp 250 ke Rp 2.200, dan Unilever (UNVR) naik Rp 125 ke Rp 29.925.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 650 ke Rp 4.450, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 550 ke Rp 11.250, Gudang Garam (GGMR) turun Rp 500 ke Rp 60.800, dan Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 22.525.

(ang/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads