IHSG akan Bergerak Fluktuatif

Rekomendasi Saham

IHSG akan Bergerak Fluktuatif

- detikFinance
Kamis, 13 Nov 2014 08:50 WIB
IHSG akan Bergerak Fluktuatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil mempertahankan momentum penguatan sampai penutupan perdagangan. Indeks menguat 16 poin berkat aksi beli investor asing.

Menutup perdagangan, Selasa (11/11/2014), IHSG naik 16,557 poin (0,33%) ke level 5.048,841. Sementara Indeks LQ45 menguat 4,158 poin (0,48%) ke level 863,198.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 di pasar saham Wall Street berakhir melemah tipis dan mengakhiri reli lima hari. Saham-saham energi mulai kembali kena koreksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis 2,7 poin (0,02%) ke level 17.612,2, Indeks S&P 500 kehilangan 1,43 poin (0,07%) ke level 2.038,25 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 14,58 poin (0,31%) ke level 4.675,14.

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan cenderung melemah. Pasar belum dapat katalis penggerak yang bisa menjadi pendorong.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menipis 14,16 poin (0,08%) ke level 17.182,89.
  • Indeks Straits Times naik 4,79 poin (0,15%) ke level 3.288,50.

Rekomendasi untuk perdagangan hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Rabu (12/11) IHSG naik 17 poin (+0,33%) ke level 5.048,84 di tengah isu positif dari DPR yang semakin kondusif versus kepastian kenaikan BBM pada bulan ini.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa hari ini a.l. BBCA, ASII, TLKM, BBRI, dan BMRI dimana asing mencatat net sell di pasar reguler sebesar Rp 372 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing a.l. TLKM, BMRI, BBRI, BBNI, dan ASII.

Secara teknikal, indeks naik dan tutup di atas MA20-nya namun tidak disertai volume. Stochastic dan RSI positif sementara MACD bullish crossover.

Hari ini (13/11) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 5.025-5.075 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BEST, ENRG, BBCA, EXCL, dan SGRO.

Rupiah Rabu (12/11) ditutup di level 12.199 dan hari ini (13/11) diperkirakan akan bergerak di kisaran 12.170-12.260 dengan kecenderungan menguat.

Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 11 November 2014 ditutup menguat 1,35% pada level 5032. Semua sektor menguat dengan kontribusi penguatan terbesar pada sektor infrastruktur.

Investor asing melakukan net buy senilai Rp934,8 miliar. Penguatan IHSG antara lain dipicu oleh faktor positif penguatan indeks bursa global serta rebound secara teknikal setelah selama enam hari berturut-turut IHSG mengalami koreksi.

Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat yang masih didukung oleh optimisme akan membaiknya perekonomian AS di tengah ancaman perlambatan ekonomi global. Penguatan saham sektor properti menjadi penopang penguatan indeks di tengah melemahnya saham sektor industri.

Indeks S&P500 mengalami reli selama lima hari berturut-turut, yang merupakan reli terpanjang sejak bulan Juni. Indeks S&P500 telah mengalami rebound sebesar 9,5% sejak level terendahnya bulan Oktober lalu yang antara lain didukung oleh laporan kinerja emiten pada triwulan III yang lebih baik dari estimasi serta perkembangan data ekonomi AS yang berlanjut mengalami pemulihan, meskipun The Fed telah melakukan penghentian program pembelian obligasi pada pertemuan akhir Oktober lalu.

Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung menguat. IHSG akan berada di kisaran level 5016-5072. Rekomendasi: BBCA, BBNI, BBRI, PGAS, TBIG, TLKM, SMRA.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads