Mengawali perdagangan pagi tadi IHSG menipis 2,343 poin (0,05%) ke level 5.046,498 terkena aksi ambil untung. Saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik kini terkena koreksi.
Investor domestik sudah semangat jual saham sejak pagi tadi. Sementara asing masih wait and see. Siang ini Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan alias BI Rate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks hanya sempat naik sampai titik tertingginya di level 5.050. Selebihnya pergerakan Indeks lebih banyak dihabiskan di zona merah.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 97.344 kali dengan volume 1,896 miliar lembar saham senilai Rp 1,604 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 136 turun, dan 84 saham stagnan.
Volume dan nilai perdagangan setengah hari ini jauh di bawah rata-rata harian sebesar volume 5 miliar lembar saham dan Rp 6 triliun. Bahkan mencapai setengah dari rata-rata harian saja tidak sampai.
Bursa-bursa regional masih bergerak mix hingga siang hari ini. Sentimen negatif datang dari Eropa setelah regulator setempat menjatuhkan penalti atas skandal manipulasi pasar valuta asing.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 163,36 poin (0,95%) ke level 17.360,41.
- Indeks Hang Seng menipis 9,54 poin (0,04%) ke level 23.928,64.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 10,27 poin (0,41%) ke level 2.484,20.
- Indeks Straits Times naik 17,95 poin (0,55%) ke level 3.301,66.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Matahari (LPPF) naik Rp 275 ke Rp 15.175, Mayora (MYOR) naik Rp 250 ke Rp 26.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 18.750, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 225 ke Rp 7.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 1.225 ke Rp 9.800, Adira Finance (ADMF) turun Rp 1.100 ke Rp 8.075, Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 1.040 ke Rp 4.160, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 975.
(ang/dnl)











































