Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.215 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.205 per dolar.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 1,030 poin (0,02%) ke level 5.047,638. Investor kembali memilih lakukan aksi tunggu sampai ada kepastian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun tipis 4,732 poin (0,09%) ke level 5.043,936. Investor belum bersemangat sehingga perdagangan berjalan lesu.
Indeks hanya sempat naik ke posisi tertingginya hari ini di 5.068 tapi setelah itu langsung jatuh lagi ke zona merah. Investor domestik yang paling aktif bertransaksi.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (14/11/2014), IHSG naik tipis 0,820 poin (0,02%) ke level 5.049,488. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,965 poin (0,11%) ke level 865,517.
Harga saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tak banyak berubah. Investor asing juga masih memilih untuk melepas saham sejak pagi tadi.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 229,803 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler ada pembelian bersih Rp 213,935 miliar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 170.194 kali dengan volume 5,11 miliar lembar saham senilai Rp 4,699 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 154 turun, dan 92 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Bursa saham Tiongkok kena koreksi akibat aksi ambil untung.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 98,04 poin (0,56%) ke level 17.490,83.
- Indeks Hang Seng bertambah 67,44 poin (0,28%) ke level 24.087,38.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 6,78 poin (0,27%) ke level 2.478,82.
- Indeks Straits Times menguat 4,84 poin (0,15%) ke level 3.309,77.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 1.000 ke Rp 8.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 17.650, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 23.250, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 375 ke Rp 11.975.
(ang/dnl)











































