Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 23 poin pasca pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Aksi beli langsung ramai terjadi di lantai bursa.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di posisi Rp 12.140 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdangan kemarin di Rp 12.205 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 23,161 poin (0,46%) ke level 5.077,104. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 5,824 poin (0,67%) ke level 873,042.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli langsung marak dilakukan investor asing. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi beli pagi hari ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 35,036 poin (0,69%) ke level 5.088,979. Sementara Indeks LQ45 menguat 7,685 poin (0,89%) ke level 874,903.
Kemarin IHSG masih bergerak lesu di awal pekan hanya naik 4 poin. Investor masih menanti kepastian rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Indeks S&P 500 di pasar saham Wall Street berhasil mencetak rekor berkat aksi korporasi emiten bernilai US$ 100 miliar. Sentimen negatif Jepang yang masuk resesi bisa ditepis dengan baik.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi hari ini. Bursa Jepang sudah pulih dari keterpurukan kemarin pasca ekonominya diumumkan masuk resesi.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 324,37 poin (1,91%) ke level 17.298,17.
- Indeks Hang Seng menipis 9,12 poin (0,04%) ke level 23.787,96.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 2,84 poin (0,11%) ke level 2.471,17.
- Indeks Straits Times naik 15,05 poin (0,46%) ke level 3.303,72.











































