Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis akibat terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang sudah naik tinggi sejak beberapa perdagangan terakhir.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 12.135 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.140 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 4,741 poin (0,09%) ke level 5.123,192. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 1,192 poin (0,14%) ke level 880,046.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen dari bursa global juga mendorong investor lakukan aksi jual. Hanya empat indeks sektoral yang bertahan positif.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terkoreksi 20,489 poin (0,40%) ke level 5.108,299. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 3,500 poin (0,40%) ke level 877,880.
Kemarin IHSG berhasil menghindari zona merah sampai penutupan perdagangan. Indeks ditutup naik poin 25 poin.
Wall Street berakhir terkena koreksi tipis setelah muncul bocoran The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunga acuan.
Bursa-bursa regional rata-rata bergerak di zona merah pagi hari ini, hanya pasar saham Singapura yang menguat. Rencana The Fed menaikkan suku bunga jadi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 70,43 poin (0,41%) ke level 17.359,18.
- Indeks Hang Seng melemah 77,03 poin (0,33%) ke level 23.296,28.
- Indeks Komposit Shanghai turun 8,41 poin (0,34%) ke level 2.442,58.
- Indeks Straits Times berkurang 1,68 poin (0,05%) ke level 3.332,88.











































