Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 4,741 poin (0,09%) ke level 5.123,192 akibat terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang sudah naik tinggi sejak beberapa perdagangan terakhir mulai terkoreksi.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi terendah Indeks hari ini ada di level 5.071.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen dari bursa global juga mendorong investor lakukan aksi jual. Hanya dua indeks sektoral yang bertahan positif, yaitu agrikultur dan pertambangan.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 121.377 kali dengan volume 3,328 miliar lembar saham senilai Rp2,481 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 179 turun, dan 58 saham stagnan.
Rencana The Federal Reserve menaikkan tingkat suku bunga acuan menjadi kekhawatiran investor regional. Bursa-bursa Asia pun rata-rata terkena koreksi hingga siang hari ini.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 15,01 poin (0,09%) ke level 17.303,76.
- Indeks Hang Seng bertambah 15,64 poin (0,07%) ke level 23.388,95.
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 2,34 poin (0,10%) ke level 2.448,65.
- Indeks Straits Times melemah 11,80 poin (0,35%) ke level 3.322,76.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 925 ke Rp 62.775, Jembo Cable (JECC) turun Rp 740 ke Rp 2.235, Indocement (INTP) turun Rp 525 ke Rp 23.950, dan Trada Maritime (TRAM) turun Rp 460 ke Rp 1.385.
(ang/hds)











































