Infrastucture Summit Langkah Awal Pembangunan Infrastruktur
Selasa, 18 Jan 2005 21:38 WIB
Jakarta - Menko Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, Infrastucture Summit merupakan langkah awal bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia. Delegasi dari 22 negara yang hadir menyatakan berminat terhadap 91 proyek yang ditawarkan pemerintah.Hal tersebut disampaikan Aburizal kepada wartawan dalam jumpa pers usai acara Indonesian Infrastucture Summit, di Hotel Sangri La, Jakarta, Selasa (18/1/2005)."Investor dari Malaysia tertarik untuk investasi dalam pembangunan jalan tol dan kelistrikan. Jepang tertarik listrik juga, sedang Belanda untuk air minum dan AS tertarik investasi di bidang energi," kata Ical.Tetapi kata Ical, pemenang dari proyek-proyek yang ditawarkan pemerintah ini baru bisa dilihat melalui tender. Tender itu akan dilakukan secara terbuka dan transparan. "Itu janji pemerintah dan akan kita tepati," kata dia.Setelah summit ini, masing-masing departemen akan 'membuka warung' atau one stop shop, dimana investor dapat menanamkan modalnya di masing-masing proyek yang ditangani. Hasil dari summit ini, menurut, Ical, adalah tingkat percayaan yang makin tinggi dari investor kepada pemerintah Indonesia."Kepercayaan bahwa Indonesia serius, bisa kita gambarkan melalui perubahan peraturan-peraturan untuk memudahkan investor melakukan investasi. Dengan adanya itu, convidensi level makin tinggi, ungkap Ical.Menurut Ical, hasil lain dari pertemuan ini adalah delegasi dari 22 negara juga melihat bahwa meskipun Indonesia sedang mengalami permaslahan di Aceh dan Sumatera, tetapi bisa melakukan suatu konferensi besar mengenai proyek-proyek pembangunan di Indonesia."Ini menggambarkan keseriusan dan kemampuan pemerintah, meskipun masih menangani Aceh, tetapi bisa melakukan penawaran proyek-proyek besar pembangunan," ujar Ical.Sementara itu Ical mengatakan bahwa Tim Percepatan Infrastruktur tetap berdasrkan Keppres yang lama. "Tidak ada perubahan dari Tim Percepatan Infrastruktur, tetapi yang pasti tim ini akan diperkuat," demikian Aburizal Bakrie.
(fab/)











































