Penguatan Saham Unggulan Dorong IHSG Naik 28 Poin

Sesi I

Penguatan Saham Unggulan Dorong IHSG Naik 28 Poin

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2014 12:15 WIB
Penguatan Saham Unggulan Dorong IHSG Naik 28 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 28 poin berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Saham pertambangan dan perkebunan memimpin penguatan.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 21,903 poin (0,43%) ke level 5.133,948 mengekor penguatan bursa-bursa regional. Rencana pemberian stimulus dari Uni Eropa dan Tiongkok memberi sentimen positif.

Indeks terus menanjak secara perlahan sejak pembukaan perdagangan. Indeks semakin mendekati level psikologis 5.200.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (24/11/2014), IHSG naik 28,982 poin (0,57%) ke level 5.141,027. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 6,848 poin (0,78%) ke level 885,406.

Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun kompak menguat. Aksi beli asing kembali ramai terjadi di lantai bursa.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 148.795 kali dengan volume 3,699 miliar lembar saham senilai Rp 2,691 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 99 turun, dan 63 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa regional menjadi variatif hingga siang hari ini. Bursa saham Singapura terkena aksi ambil untung setelah naik cukup tinggi. Rencana stimulus pemerintah Tiongkok membuatnya bursanya naik tinggi.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Hang Seng melonjak 438,85 poin (1,87%) ke level 23.875,97.
  • Indeks Komposit Shanghai menanjak 48,72 poin (1,96%) ke level 2.535,51.
  • Indeks Straits Times menipis 0,83 poin (0,02%) ke level 3.344,49.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gowa Makassar (GWTD) naik Rp 1.125 ke Rp 9.000, Mayora (MYOR) naik Rp 450 ke Rp 24.700, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 425 ke Rp 18.500, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 375 ke Rp 18.650.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.025 ke Rp 60.475, Tigaraksa (TGKA) turun Rp 550 ke Rp 1.950, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 475 ke Rp 69.925, dan Trada Maritim (TRAM) turun Rp 260 ke Rp 780.

(ang/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads