Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.140 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.130 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 21,903 poin (0,43%) ke level 5.133,948 mengekor penguatan bursa-bursa regional. Rencana pemberian stimulus dari Uni Eropa dan Tiongkok memberi sentimen positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 28,982 poin (0,57%) ke level 5.141,027 berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Saham pertambangan dan perkebunan memimpin penguatan.
Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks pada perdagangan hari ini ada di level 5.157,084. Laju penguatan indeks sempat tertahan aksi jual di saham-saham konstruksi.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (24/11/2014), IHSG melaju 29,719 poin (0,58%) ke level 5.141,764. Sementara Indeks LQ45 menanjak 8,371 poin (0,95%) ke level 886,929.
Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa bisa menguat, hanya sektor konstruksi yang melemah. Pelaku pasar domestik mendominasi transaksi di bursa hari ini.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 142,943 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler sebesar Rp 212,008 miliar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 247.749 kali dengan volume 6,521 miliar lembar saham senilai Rp 5,042 triliun. Sebanyak 174 saham naik, 130 turun, dan 91 saham stagnan.
Pergerakan bursa-bursa regional menjadi variatif hingga siang hari ini. Bursa saham Singapura terkena aksi ambil untung setelah naik cukup tinggi. Rencana stimulus pemerintah Tiongkok membuatnya bursanya naik tinggi.
Bursa saham Tiongkok dan Hong Kong menanjak cukup tinggi didorong sentimen positif rencana pemberan stimulus dari pemerintah Tiongkok. Bursa saham Jepang hari ini tidak berdagangan menyambut libur nasioanal.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Hang Seng melonjak 456,02 poin (1,95%) ke level 23.893,14.
- Indeks Komposit Shanghai menanjak 46,09 poin (1,85%) ke level 2.532,88.
- Indeks Straits Times turun 4,47 poin (0,13%) ke level 3.340,85.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 1.850, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.450 ke Rp 60.050, Danayasa (SCBD) turun Rp 945 ke Rp 2.850, dan Tigaraksa (TGKA) turun Rp 535 ke Rp 1.965.
(ang/hds)











































