IHSG Mencoba Lanjutkan Penguatan

Rekomendasi Saham

IHSG Mencoba Lanjutkan Penguatan

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2014 08:52 WIB
IHSG Mencoba Lanjutkan Penguatan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil mempertahankan momentum penguatan sepanjang hari. Indeks menutup perdagangan dengan melaju 29 poin.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (24/11/2014), IHSG melaju 29,719 poin (0,58%) ke level 5.141,764. Sementara Indeks LQ45 menanjak 8,371 poin (0,95%) ke level 886,929.

Wall Street berakhir positif menyambut baik rencana stimulus pemerintah Tiongkok. Aksi korporasi emiten mendorong Dow Jones dan S&P cetak rekor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 7,84 poin (0,04%) ke level 17.817,9, Indeks S&P 500 bertambah 5,91 poin (0,29%) ke level 2.069,41 dan Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 41,92 poin (0,89%) ke level 4.754,89.

Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa melanjutkan penguatan melihat ada sentimen positif yang beredar. Indeks kemungkinan bisa menembus level psikologis 5.200.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 58,18 poin (0,34%) ke level 17.415,69.
  • Indeks Straits Times menipis 0,18 poin (0,01%) ke level 3.340,35.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan penguatannya, seiring ekspektasi positif pertumbuhan ekonomi Paman Sam. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,04% dan indeks S&P500 sebesar +0,29%.

Dari pasar Asia, pasar saham merespons positif kebijakan Tiongkok yang memangkas suku bunga acuan. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,71% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan +0,14%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,15% ke level US$75,67 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,11% ke posisi US$1.197 per troy ounce. Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan domestik pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan. Indeks akan bergerak di kisaran resistance 5.198 dan support 5.069.

IHSG sendiri masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat ke level 5.141.

Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 24 November 2014 ditutup menguat 0,58% pada level 5141. Sektor aneka industri menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp142,9 miliar. Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat dan mendorong berlanjutnya rekor tertinggi bagi indeks S&P500. Penguatan indeks antara lain masih dipicu oleh sentimen positif dari indikasi adanya stimulus tambahan dari Eropa, China dan Jepang. Saham berkapitalisasi kecil menyumbangkan kenaikan terbesar. Komentar dari Gubernur ECB, Mario Draghi, yang bertekad akan meningkatkan inflasi di area euro serta penurunan suku bunga oleh Bank Sentral China pekan lalu masih menjadi sentimen positif. Selain itu faktor positif juga berasal dari indikasi berlanjutnya perbaikan ekonomi di AS. Sementara itu indeks keyakinan bisnis Jerman secara tak terduga mengalami kenaikan pada bulan November pada level 104,7 dari bulan sebelumnya 103,2. Data awal indeks PMI manufak tur menunjukkan sektor manufaktur AS tumbuh melambat bulan ini. Nanti malam akan dirilis data PDB AS yang diperkirakan lebih lambat dari perkiraan sebelumnya pada kuartal III. Sedangkan indeks keyakinan konsumen AS diperkirakan meningkat pada level tertinggi selama tujuh tahun terakhir. Untuk indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada dikisaran level 5112-5180. Rekomendasi: KLBF, ADRO, INDF, SMGR, BBNI, BBRI, ADHI, ICBP.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads