Direktur CPGT Toto Moelyono mengatakan, utang yang akan dibayar yaitu ke beberapa lembaga keuangan. Uang hasil penjualan saham sama sekali tidak akan digunakan untuk Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada.
"Kita (CPGT) kan tidak punya kewajiban untuk membayar, karena tidak ada hubungannya," katanya kepada detikFinance, Rabu (26/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para mitra Koperasi Cipaganti yang dananya belum dikembalikan meminta pertanggung jawaban para pengurus. Kasus ini sudah masuk ranah hukum dan masih dalam proses penyelesaian.
"Sudah sering kami jelaskan, kalau CPGT dan Koperasi Cipaganti itu berbeda," katanya.
Berdasarkan laporan keuangan per akhir Juni 2014, Cipaganti punya liabilitas sebesar Rp 671,8 miliar. Utang yang akan jatuh tempo di bawah satu tahun jumlahnya mencapai Rp 252 miliar.
Nah, dari penjualan saham ini, diperkirakan CPGT bisa meraup dana sekitar Rp 34,6 miliar atau bahkan lebih kurang. Angkanya masih lebih kecil dari total kewajiban jangka pendeknya.
"Dibayarnya kan tidak perlu seluruhnya, sebagian dulu juga bisa," ujarnya.
(ang/hen)










































