Bursa Asia Berjatuhan, IHSG Bertahan dengan Poin Tipis

Sesi I

Bursa Asia Berjatuhan, IHSG Bertahan dengan Poin Tipis

- detikFinance
Kamis, 27 Nov 2014 12:15 WIB
Bursa Asia Berjatuhan, IHSG Bertahan dengan Poin Tipis
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau meski dengan penguatan yang tipis. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia membuat marak aksi jual di bursa Asia.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,666 poin (0,03%) ke level 5.134,702, hanya naik. Belum ada sentimen positif yang bisa jadi katalis penggerak IHSG.

Indeks sama sekali menghindari zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Pergerakan Indeks dalam rentang tipis, posisi tertingginya saja hanya di 5.146.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (27/11/2014), IHSG menguat tipis 4,587 poin (0,09%) ke level 5.137,623. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,980 poin (0,11%) ke level 885,567.

Aksi beli selektif terjadi di saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi. Saham-saham komoditas memimpin penguatan.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 100.340 kali dengan volume 2,91 miliar lembar saham senilai Rp 1,934 triliun. Sebanyak 145 saham naik, 110 turun, dan 84 saham stagnan.

Bursa-bursa regional siang ini malah berjatuhan ke zona merah. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia membuat pelaku pasar lakukan aksi jual.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 121,65 poin (0,70%) ke level 17.261,93.
  • Indeks Hang Seng turun 116,70 poin (0,48%) ke level 23.995,28.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 11,45 poin (0,44%) ke level 2.615,79.
  • Indeks Straits Times menipis 2,72 poin (0,08%) ke level 3.346,94.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Tigaraksa (TGKA) naik Rp 450 ke Rp 2.850, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 400 ke Rp 4.550, Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 24.425, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 225 ke Rp 18.925.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 400 ke Rp 13.200, Trada Maritim (TRAM) turun Rp 146 ke Rp 439, Mayora (MYOR) turun Rp 125 ke Rp 25.375, dan Matahari (LPPF) turun Rp 125 ke Rp 15.300.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads