IHSG Stagnan di Awal Pekan

IHSG Stagnan di Awal Pekan

- detikFinance
Senin, 01 Des 2014 09:06 WIB
IHSG Stagnan di Awal Pekan
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal pekan dengan stagnan. Investor masih wait and see alias menunggu pengumuman data inflasi siang nanti.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.250 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.200 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,492 poin (0,01%) ke level 5.150,380. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,124 poin (0,01%) ke level 886,458.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (1/12/14), IHSG dibuka bertambah 2,985 poin (0,06%) ke level 5.152,871. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 1,375 poin (0,16%) ke level 887,709.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan tingkat inflasi siang nanti. Investor masih menahan diri dalam bertransaksi.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat tipis 1,046 poin (0,02%) ke level 5.150,934. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,647 poin (0,07%) ke level 886,628.

Akhir pekan lalu IHSG bergerak di teritori negatif sepanjang hari. Namun jelang penutupan, terjadi lonjakan yang membuat IHSG mengakhiri perdagangan di zona hijau.

Wall Street berakhir stagnan menjelang hari raya Thanksgiving. Untungnya perdagangan berakhir lebih awal karena saham-saham energi sudah mulai merosot gara-gara harga minyak dunia yang anjlok.

Bursa-bursa di Asia bergerak variatif pagi hari ini. Harga minyak dunia yang terus-terusan jatuh memberi sentimen negatif.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 155,66 poin (0,89%) ke level 17.615,51.
  • Indeks Hang Seng menipis 16,83 poin (0,07%) ke level 23.987,45.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 19,53 poin (0,73%) ke level 2.702,37.
  • Indeks Straits Times turun tipis 3,52 poin (0,11%) ke level 3.346,98.
(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads