Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 5 poin di tengah negatifnya bursa global dan regional. Neraca perdagangan RI yang surplus bulan lalu memberi dorongan positif.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 12.270 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 5,327 poin (0,10%) ke level 5.169,615. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,340 poin (0,15%) ke level 892,039.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih berani berburu saham-saham unggulan meski banyak sentimen negatif yang beredar. Saham-saham komoditas menguat cukup tinggi.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 13,374 poin (0,26%) ke level 5.177,662. Sementara Indeks LQ45 naik 2,976 poin (0,33%) ke level 893,834.
Kemarin IHSG naik 14 poin berkat aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Indeks semakin mendekati level 5.200.
Semalam Wall Street terkoreksi cukup tajam di awal pekan. Pemicunya data ekonomi yang lesu dari seluruh dunia ditambah musim belanja liburan yang kurang bergairah.
Bursa-bursa di Asia pagi ini rata-rata melemah setelah merespons koreksi tajam Wall Street semalam. Hanya pasar saham Singapura yang bisa menemani IHSG di zona hijau.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari Ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 39,54 poin (0,22%) ke level 17.550,56.
- Indeks Hang Seng anjlok 620,00 poin (2,58%) ke level 23.367,45.
- Indeks Komposit Shanghai turun 1,10 poin (0,04%) ke level 2.681,25.
- Indeks Straits Times naik 24,54 poin (0,74%) ke level 3.330,18.











































