Saham SOCI sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp 700 per saham dan terendahnya di angka Rp 595 per saham.
Saham ini ditransaksikan sebanyak 311 kali dengan volume 43.000 lot dan nilainya mencapai Rp 16 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, dengan dicatatkannya saham SOCI ini diharapkan dapat menyemarakkan pasar modal Indonesia.
"Diharapkan perdagangan SOCI akan semakin likuid. Tidak lupa kami sampaikan setelah pencatatan saham ini maka timbul kewajiban, kami berharap SOCI akan tumbuh bersama dengan BEI," terang dia.
Perusahaan pelayaran ini melepas 1.059.000.000 saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor.
Perseroan juga menyediakan program alokasi saham karyawan (employee stock allocation/ESA) sebanyak 3% atau 77,14 juta saham.
Dana IPO tersebut sebesar 55% akan digunakan untuk membeli kapal baru.
Perusahaan juga akan menggunakan 30% dana IPO untuk melunasi sebagian utang-utang entitas anak kepada bank sehubungan dengan fasilitas kredit investasi dan modal kerja. Sedangkan 15% sisanya akan digunakan untuk modal kerja entitas anak.
Setelah IPO komposisi pemegang saham SOCI menjadi 79,9% PT Soechi Group, 1,7% Paulus Utomo, 1,7% Hartono Utomo, 1,7% Go Darmadi, 0,07% karyawan, dan 14,93% masyarakat.
Berdasarkan prospektus IPO perusahaan, hingga Juni 2014 laba tahun berjalan Soechi Lines tercatat sebesar US$ 15,6 juta naik 52,94% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 10,2 juta. Sedangkan aset hingga Juni tercatat US$ 377,23 juta dan ekuitas sebesar US$ 174,36 juta.
(drk/ang)











































