Kondisi Politik Labil, Banyak Perusahaan Takut Jual Saham di Bursa

Kondisi Politik Labil, Banyak Perusahaan Takut Jual Saham di Bursa

- detikFinance
Rabu, 03 Des 2014 11:14 WIB
Kondisi Politik Labil, Banyak Perusahaan Takut Jual Saham di Bursa
Jakarta - Target Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk bisa menjaring 30 perusahaan masuk pasar modal Indonesia melalui Initial Public Offering (IPO) sepertinya gagal tercapai. Hingga hari ini, baru 20 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di lantai bursa.

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) menjadi emiten ke-20 yang mencatatkan sahamnya di BEI. Direktur Utama BEI Ito Warsito mengungkapkan, kondisi politik dalam negeri di tahun ini yang dinilainya tidak kondusif membuat perusahaan pikir ulang untuk masuk ke pasar modal Indonesia.

"Justru kita harus punya target ambisius. Di 2014 tidak tercapai karena situasi politik, banyak yang menunda IPO karena situasi politik," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ito menjelaskan, hingar-bingar politik jelang dan usai pemilu presiden membuat perusahaan takut untuk mempertaruhkan peruntungannya di lantai bursa.

"Hingar bingar politik presiden, parlemen membuat perusahaan takut mencatatkan perusahaannya di bursa," ucap Ito.

Meski begitu, Ito menyebutkan masih akan optimis untuk bisa menjaring lebih banyak lagi perusahaan masuk bursa saham di tahun depan. Sedikitnya 32 perusahaan ditargetkan bisa masuk BEI di tahun depan.

"Target IPO tahun depan tadinya kita targetkan 35 akan menjadi 32," tandasnya.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads