Kena Profit Taking IHSG Melemah 15 Poin

Sesi I

Kena Profit Taking IHSG Melemah 15 Poin

- detikFinance
Rabu, 03 Des 2014 12:16 WIB
Kena Profit Taking IHSG Melemah 15 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kena aksi ambil untung sampai melemah 15 poin. Posisi Indeks sudah jenuh beli akibat penguatan di beberapa perdagangan terakhir.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,468 poin (0,09%) ke level 5.180,261 masih mampu lanjutkan penguatan dengan poin yang tipis. Aksi beli asing berlanjut meski masih belum terlalu ramai.

Aksi ambil untung di saham-saham unggulan menghambat laju IHSG. Saham-saham di LQ45 ada yang jadi sasaran aksi jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (3/12/2014), IHSG melemah 15,368 poin (0,30%) ke level 5.160,425. Sementara Indeks LQ45 turun 3,733 poin (0,42%) ke level 889,845.

Setelah sampai di titik tertingginya di 5.187, indeks langsung terkena koreksi. Hanya sektor agrikultur yang masih bertahan di zona hijau, sembilan sektor lainnya melemah.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 136.017 kali dengan volume 3,111 miliar lembar saham senilai Rp 2,789 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 151 turun, dan 96 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia bergerak variatif hingga siang hari ini. Aksi ambil untung mulai muncul, membuat bursa Hong Kong jatuh ke zona merah.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 86,94 poin (0,49%) ke level 17.750,16.
  • Indeks Hang Seng melemah 98,31 poin (0,42%) ke level 23.555,99.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 12,93 poin (0,47%) ke level 2.776,48.
  • Indeks Straits Times menguat 11,34 poin (0,34%) ke level 3.333,66.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah SMART (SMAR) naik Rp 475 ke Rp 7.975, Matahari DS (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 15.350, Matahari Putra (MPPA) naik Rp 135 ke Rp 3.510, dan Humpuss (HITS) naik Rp 130 ke Rp 650.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 23.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 17.350, Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 25.225, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 300 ke Rp 10.175.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads