Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.297 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.265 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,468 poin (0,09%) ke level 5.180,261 masih mampu lanjutkan penguatan dengan poin yang tipis. Aksi beli asing berlanjut meski masih belum terlalu ramai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG melemah 15,368 poin (0,30%) ke level 5.160,425 kena aksi ambil untung. Posisi Indeks sudah jenuh beli akibat penguatan di beberapa perdagangan terakhir.
Setelah sampai di titik tertingginya di 5.187, indeks langsung terkena koreksi. Hanya sektor agrikultur dan infrastruktur yang masih bertahan di zona hijau, delapan sektor lainnya melemah.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (3/12/2014), IHSG ditutup terkoreksi 9,907 poin (0,19%) ke level 5.165,886. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 2,796 poin (0,31%) ke level 890,782.
Dana asing pun mulai keluar dari lantai bursa. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 284,411 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 242.906 kali dengan volume 6,652 miliar lembar saham senilai Rp 5,574 triliun. Sebanyak 126 saham naik, 180 turun, dan 83 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak variatif hingga siang hari ini. Aksi ambil untung mulai muncul, membuat bursa Hong Kong jatuh ke zona merah.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 57,21 poin (0,32%) ke level 17.720,43.
- Indeks Hang Seng melemah 225,68 poin (0,95%) ke level 23.428,62.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 15,98 poin (0,58%) ke level 2.779,53.
- Indeks Straits Times turun 12,45 poin (0,37%) ke level 3.309,87.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 60.500, Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 23.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 17.400, dan Indocement (INTP) turun Rp 475 ke Rp 25.200.
(ang/hds)











































