Punya Utang Rp 44 Triliun, Saham Tambang Bakrie Anjok 73% Tahun Ini

Punya Utang Rp 44 Triliun, Saham Tambang Bakrie Anjok 73% Tahun Ini

- detikFinance
Rabu, 03 Des 2014 17:24 WIB
Punya Utang Rp 44 Triliun, Saham Tambang Bakrie Anjok 73% Tahun Ini
Jakarta - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami tekanan yang cukup banyak tahun ini. Sampai-sampai sahamnya anjlok hingga 73% dari awal tahun sampai hari ini.

Banyak sekali isu negatif yang hinggap di perusahaan tambang Grup Bakrie tersebut. Mulai dari kisruh saham dengan Nathaniel Rothschild di Bumi PLC (sekarang Asia Resource Minerals PLC), sampai jumlah utangnya yang fantastis sebesar Rp 44 triliun.

Seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/12/2014). harga saham BUMI di akhir 2013 berada di level Rp 300 per lembar. Sahamnya terus berada di tren melemah sampai pada penutupan perdagangan hari ini Rp 81 per lembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu berarti sahamnya sudah anjlok 73% sejak awal tahun ini. Harga batu bara yang masih lesu juga memberi sentimen negatif.

Hari ini, kabar buruk kembali hinggap di tubuh BUMI. Standard & Poor's (S&P) menurunkan peringkat utang BUMI menjadi default (D) dari sebelumnya selective default (SD).

Lembaga pemeringkat internasional itu memprediksi BUMI itu tidak akan menyelesaikan utang-utangnya setidaknya dalam enam bulan ke depan.

Tiga anak usaha BUMI pekan lalu sudah mendapat moratorium dari Pengadilan Singapura untuk menyelesaikan utang-utangnya. Perseroan juga sudah meminta perlindungan dari kreditur di AS.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads