Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.300 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.297 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 5,999 poin (0,12%) ke level 5.172,043 mengekor penguatan bursa global dan regional. Aksi beli investor asing kembali muncul pagi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi, IHSG naik tipis 9,799 poin (0,19%) ke level 5.175,843. Indeks mendekati level psikologis 5.200. Aksi beli investor lokal yang membuat saham-saham bisa menguat.
Saham-saham yang kemarin melemah kini mulai menanjak kembali secara perlahan. Hanya satu sektor yang masih melemah, yaitu sektor finansial.
Menutup perdagangan, Kamis (4/12/2014), IHSG bertambah 11,116 poin (0,22%) ke level 5.177,160. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 1,750 poin (0,20%) ke level 892,182.
Transaksi investor asing sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) tipis sebesar Rp 5,461 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 252.494 kali dengan volume 7,879 miliar lembar saham senilai Rp 6,084 triliun. Sebanyak 170 saham naik, 140 turun, dan 74 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan dengan kompak menguat. Bursa saham Tiongkok memimpin penguatan dengan lonjakan 4% atas harapan pemberian stimulus.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 166,78 poin (0,94%) ke level 17.887,21.
- Indeks Hang Seng melonjak 403,94 poin (1,72%) ke level 23.832,56.
- Indeks Komposit Shanghai melompat 119,93 poin (4,31%) ke level 2.899,46.
- Indeks Straits Times naik tipis 1,94 poin (0,06%) ke level 3.305,33.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Siloam (SILO) naik Rp 625 ke Rp 14.225, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 13.500, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 550 ke Rp 69.900, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 500 ke Rp 14.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 11.900 ke Rp 158.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 59.950, Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 16.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 23.400.
(ang/hds)











































