Menurut salah satu investor Bakrieland bernama Maria Judatri, biasanya perusahaan properti Grup Bakrie itu memberikan voucher masuk ke Jungle Land, taman hiburan milik Perseroan.
"Saya mau tanya soal janji beri voucher Jungle Land, tahun kemarin diberi. Tahun ini belum ada tuh, kita enggak diberi," ujarnya kepada detikFinance di Epiwalk, Rasunca Epicentrum usai acara paparan publik, Jumat (5/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maria juga bertanya-tanya mengenai laporan Bakrieland atas Jungle Land yang kabarnya merugi terus. Padahal, dari pantauan Maria, selama ini Jungle Land selalu ramai oleh pengunjung.
"Tadi saya tanya itu kalau ke Jungle Land yang masuk sampai desak-desakan dan (jumlahnya) ribuan. Kok, laporannya rugi terus. Jadi bagaimana itu?" Katanya.
Dalam siaran pers yang disebar usai acara, Bakrielang masih berniat mengembangkan The Jungle di beberapa kota lain, seperti Malang dan Sidoarjo.
Proyeknya antara lain Jungle Spring di Songgoriti, Malang, yaitu proyek re-development hotel dan villa yang dilengkapi hot spring dengan luas area 2,1 hektar.
Selain itu ada Jungle Water di Wendit, Malang, yang merupakan re-development proyek waterpark dengan luas 9 hektar.
Lalu ada The Jungle Waterpark dan Jungle World Sidoarjo yang merupakan proyek Jungle di Kahuripan Nirwana. Proyek ini berada di area seluas 3,5 hektar.
(ang/dnl)











































