Beli Bursa London,Deutsche Boerse Naikkan Harga Penawaran
Sabtu, 22 Jan 2005 12:51 WIB
Jakarta - Deutsche Boerse Group yang memiliki saham Bursa Efek Jerman, semakin bersemangat untuk menaikkan harga penawaran dalam upayanya mengambilalih saham Bursa London (London Stock Exchange/LSE). Seperti dikutip AFP, Sabtu,(22/1/2005), sebuah sumber mengatakan, bahwa pasar saham Jerman yang mengoperasikan Deutsche Boerse sedang menyiapkan upaya untuk menaikkan penawarannya dan mengutus sebagian jajaran manajemen kuncinya ke London.Pada bulan lalu, yakni akhir Desember 2004, Deutsche Boerse secara informal hanya menawar 530 pence per saham LSE atau dibawah 2 miliar Euro (US$ 2,6 miliar) untuk seluruh sahamnya. Namun Bursa London menolak penawaran yang terlalu rendah tersebut dan menyetujui untuk melakukan negosiasi lebih lanjut.LSE yang juga mengetahui bahwa rival dari Deutsche Boerse yakni Euronext yang mengoperasikan Bursa Paris, Amsterdam, Brussels dan Luxemburg, ternyata memposisikan penawaran yang nilainya bisa dijadikan strategi untuk menjamin harga yang lebih tinggi dari pihak Jerman. Dimana keinginan itu juga mendapatkan perhatian dari LSE, sehingga Deutsche Boerse diharapkan bersungguh-sungguh untuk melihatnya agar bersedia menaikkan harga beli saham LSE.Sumber AFP di perusahaan keuangan pada Jumat,(21/1/2005) menyebutkan bahwa eksekutif Jerman akan memberikan kisaran harga yang dimulai pada 530 pence per saham LSE dan terus bergerak keatas tanpa ada spesifikasi batas atas harga yang diberikan. Namun sejumlah analis menyarankan agar Deutsche Boerse memberikan tawaran lebih dari 600 pence per saham LSE. "Deutsche Boerse harus memberikan tawaran sebesar 600 atau 650 pence per saham. Sedangkan Euronext juga harus menggunakan beberapa teori harga, namun jika harganya 650 pence, maka transaksinya akan menguntungkan dan menjadikan itu harga yang netral untuk Deutsche Boerse," kata Analis dari WestLB Johannes Thorman.Jika penawaran untuk harga saham LSE 650 pence maka nilai keseluruhan saham LSE sebesar 2,45 miliar Euro. "Penawaran dari The German group secara resmi akan diumumkan akhir bulan ini," kata sumber AFP.The German yang juga mengoperasikan Bursa Frankfurt mempunyai kepemilikan di Luxemburg, yang merupakan basis clearing house Clearstream dimana separuhnya adalah pasar berjangka Eurex. "Sebagai konsesi yang diterimanya jika penawaran tersebut disetujui, Deutsche Boerse kemungkinan akan bersiap mengganti sedikit kompoisisi manajemennya untuk ke London jika akhirnya merger kemudian dilakukan," kata sumber tersebut. Hal ini agar konsentrasi aktifitas menjadikan manajemen keduanya baik di pasar biasa maupun untuk pasar berjangka tetap terjaga. Meski demikian beralihnya kegiatan keuangan ke London akan menimbulkan masalah pada pihak Jerman karena akan menyebabkan Bursa Frankfurt mengalami kerugian, akibat pusat keuangannya yang kemudian berpindah ke kota London. Seperti diketahui, para pengelola dana di Jerman mengkhawatirkan kemungkinan Bursa Frankfurt mengalami kerugian jika Deutsche Boerse mengambilalih saham Bursa Efek Inggris.
(ir/)











































