Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.320 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.345 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 11,105 poin (0,22%) ke level 5.132,909 terbawa arus sentimen negatif pasar global. Aksi jual investor asing muncul lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun tipis 8,686 poin (0,17%) ke level 5.135,328 gara-gara berlajutnya aksi ambil untung. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.
Investor asing paling getol lepas saham hingga siang tadi. Tapi indeks sektoral di lantai bursa bergerak seimbang, ada lima yang turun dan ada lima yang naik.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (9/12/2014), IHSG ditutup terkoreksi 21,701 poin (0,42%) ke level 5.122,312. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 3,366 poin (0,38%) ke level 880,912.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 461,041 miliar di seluruh pasar. Sedangkan nilai jual bersihnya di pasar reguler Rp 618,287 miliar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 250.541 kali dengan volume 7,482 miliar lembar saham senilai Rp 5,064 triliun. Sebanyak 133 saham naik, 153 turun, dan 94 saham stagnan.
Turunnya harga minyak dunia menjadi sentimen negatif di tengah lemahnya data ekonomi Tiongkok dan Jepang. Bursa-bursa di Asia sore ini rata-rata melemah.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 122,26 poin (0,68%) ke level 17.813,38.
- Indeks Hang Seng jatuh 561,84 poin (2,34%) ke level 23.485,83.
- Indeks Komposit Shanghai terjun bebas 163,99 poin (5,43%) ke level 2.856,27.
- Indeks Straits Times naik 11,98 poin (0,36%) ke level 3.309,82.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 18.000 ke Rp 315.000, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 1.200 ke Rp 6.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 ke Rp 59.075, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 575 ke Rp 68.000.
(ang/hds)











































