"Obligasi tahun 2015. Kita lihat market, tapi target kita Rp 3 triliun," kata Direktur Utama BTN Maryono ditemui di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2014).
Menurut Maryono, uang hasil aksi korporasi itu akan digunakan untuk ekspansi kredit yang tahun depan ditargetkan tumbuh sebesar 16-17%. Jadi kapan obligasi bank berkode BBTN ini meluncur?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemarin BTN baru merayakan HUT KPR BTN ke-38. Dalam 38 tahun menyalurkan KPR, sudah ada 3,3 juta unit rumah yang dibangun dengan nilai Rp 120 triliun.
Berdasarkan data BTN dari 3.371.958 unit yang sudah dibiayai, mencakup rumah subsidi sebanyak 2.562.043 unit (76,0%), hunian non subsidi 809.915 unit (24,0)%. KPR untuk rumah subsidi sebesar Rp 56,58 Triluin (46,8%) dan KPR untuk non subsidi sebesar Rp 64,41 triliun (53,2%).
(ang/dnl)











































