Sekretaris Perusahaan Jasa Marga David Wijayatno mengatakan, belanja modal itu akan digunakan untuk biaya operasional Rp 1,14 triliun, pengembangan usaha jalan tol sebesar Rp 2,46 triliun, dan pengembangan usaha lainnya sebear Rp 250 miliar.
"Yang bersumber dari kas internal berkisar Rp 2,85 triliun dan pinjaman Rp 1 triliun," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (15/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tol tersebut panjanga 61,7 km dengan nilai investasi Rp 4,3 triliun. Dalam perusahaan patungan ini Jasa Marga menyertakan modal sebesar Rp 44 miliar yang setara 44.000 lembar (55%) saham.
Dengan berbagai proyek itu, BUMN jalan tol itu membidik omzet tahun depan hingga Rp 7,95 triliun di luar pendapatan konstruksi.
Ruas tol yang akan dioperasikan mulai tahun depan adalah Tol Gempol-Pasuruan dengan ruas Gempol-Rembang, Gempol-Pandaan, dan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IV (Krian-Mojokerto).
(ang/hen)










































