Pelemahan yang terjadi di indeks-indeks saham dalam sepekan ini menggerus kinerjanya, meski dalam setahun ini masih tumbuh positif. Harga minyak dunia sudah jatuh kurang lebih 50% sejak menyentuh titik tertingginya Juni lalu.
"Masih jadi pertanyaan soal melambatnya permintaan minyak global dan bagaimana hubungannya kepada pertumbuhan ekonomi, ini yang menjadi kekhawatiran investor," ujar Bucky Hellwig, senior vice president dari BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































