Darurat Akibat Mata Uang Anjlok, Rusia Naikkan Suku Bunga Jadi 17%

Darurat Akibat Mata Uang Anjlok, Rusia Naikkan Suku Bunga Jadi 17%

- detikFinance
Selasa, 16 Des 2014 10:13 WIB
Darurat Akibat Mata Uang Anjlok, Rusia Naikkan Suku Bunga Jadi 17%
Moskow - Bank Sentral Rusia menaikkan suku bunga acuan menjadi 17% dari 10,5% pagi ini. Langkah darurat ini dilakukan karena mata uang ruble dan harga minyak yang anjlok, serta sanksi ekonomi dari Barat yang mengancam terjadinya resesi ekonomi.

Karena kebijakan ini, nilai tukar ruble menguat tajam, dari sebelumnya yang anjlok paling dalam sejak 1998.

"Keputusan ini bertujuan untuk membatasi depresiasi ruble dan menahan risiko inflasi," demikian pernyataan bank sentral Rusia dilansir dari Reuters, Selasa (16/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank sentral juga menaikkan batas volume repo surat berharga dalam mata uang asing untuk jangka waktu 28 hari, dari US$ 1,5 miliar menjadi US$ 5 miliar.

Prospek ekonomi Rusia memang tidak bagus sejak pertengahan tahun ini. Banyak modal asing yang keluar, karena sanksi ekonomi yang diterapkan Amerika Serikat (AS) dan Eropa Barat.

(dnl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads