"Kesempatan seperti ini, dari sisi industri harus didorong, agar industri-industri yang berorientasi ekspor bisa bergerak lebih cepat, dan mengambil keuntungan dari posisi pelemahan rupiah," kata Jokowi.
Saran itu disampaikan Jokowi saat memberikan kata pengantar pembukaan rapat terbatas di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakpus, Rabu (17/12/2014). Rapat ini dihadiri oleh menteri di bidang ekonomi termasuk juga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi masih bersyukur nasib mata uang Indonesia lebih bagus dibandingkan dengan Jepang maupun Rusia. Soal ini juga akan didiskusikan dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencari solusi.
Saat ini rapat masih berlangsung secara tertutup. Rencananya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menteri Perekonomian Sofyan Djalil nantinya akan memberikan penjelasan seputar rapat.
(mok/dnl)











































