Salah satu investor kawakan dalam negeri atau yang disebut-sebut sebagai 'Warren Buffet-nya Indonesia' yaitu Lo Kheng Hong mengatakan, jika investor pegang dolar AS maka akan berharap nilainya makin tinggi, alias nilai rupiah makin terpuruk.
Hal ini tidak bisa dibenarkan, kata dia. Karena jika berharap dolar menguat berarti sama saja berharap perekonomian Indonesia makin terpuruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pribadi tidak punya dolar karena kalau kita pegang dolar kita selalu mengharapkan yang buruk. Berharap supaya rupiah melemah sehingga kita bisa untung besar," jelasnya.
Menurutnya, penguatan dolar AS kali ini terjadi di semua mata uang negara dunia. Investor dalam negeri bisa membantu redam penguatan dolar AS ini dengan berinvestasi dalam bentuk rupiah.
"Yang melemah bukan rupiah saja tapi semua mata uang," ujarnya.
(ang/dnl)











































