Head of Equity Research Mandiri Sekuritas John Rachmat mengungkapkan, dalam dua pekan terakhir, bursa-bursa regional diguncang perekonomian global. Bahkan bursa saham Dow Jones juga mengalami koreksi.
"Jumat 5 Desember sampai kemarin, market goyang, bukan hanya Indonesia tapi semua bursa saham," kata John saat acara Update Pencapaian Mandiri Sekuritas di Tahun 2014 serta Outlook Pasar Modal Indonesia di Tahun 2015, di Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa dialami FTSE Bursa Malaysia yang turun 4,3% dari 1.749,4 ke 1.673,9. S&P 500 Index juga ikut turun 4,9% dari 2.075,4 ke 1.972,7.
Sedangkan Nikkei 225 tercatat turun 6,5% dari 17.920,5 ke 16.755,3. Bahkan bursa saham AS Dow Jones turun 5% dari 17.958,8 ke 17.068,9.
Penurunan tertinggi dialami bursa saham Thailand Stock Exchange of Thai Index yang turun 8,5% dari 1.597,8 ke 1.461,7%.
"Indeks turun bukan hanya Indonesia saja, Amerika juga kena tampar lebih keras, karena the Fed, jadi umumnya semuanya kena," jelas John.
(drk/ang)











































