Anak usaha ini merupakan hasil patungan dengan perusahaan yang bermarkas di Santa Catarina, Brasil bernama BRF S.A.. Dalam perusahaan patungan ini masing-masing pihak pegang 50% kepemilikan saham.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan INDF Werianty Setiawan mengatakan, kedua perusahaan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, BRF adalah salah satu produsen produk protein hewani refrigerated dan foreze terbesar di dunia. Saat ini, BRF adalah perusahaan makanan terbesar ketujuh dunia dalam hal kapitalisasi pasar.
Perusahaan asal Negeri Samba itu juga termasuk salah satu eksportir utama protein hewani dunia yang menjangkau 110 negara di 5 benua.
"Kerjasama ini memungkinkan Perseroan untuk dapat mempercepat pertumbuhan dengan memasuki kategori usaha makanan berbahan dasar protein hewani yang bertumbuh dengan pesat melalui penggabungan kekuatan kedua perusahaan, yaitu jaringan distribusi Indofood yang luas, serta kemampuan BRF dalan pengolahan makanan berbasis protein hewani," ujarnya.
(ang/dnl)











































