Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad dalam jumpa pers setelah rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
"Kami optimistis beberapa fundamental kondisi keuangan nasional membaik. Kita optimistis Indeks bisa tumbuh 20%, bisa tertinggi di ASEAN," kata Muliaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di sektor perbankan, Muliaman juga yakin bisa mencatat kinerja yang cukup baik. "Kredit akan tumbuh sekitar 16% tahun depan, lebih tinggi dari tahun ini. Prediksi bisa lebih dari itu kalau ada sinergi yang dikembangkan pemeritah," tuturnya.
Meski kinerjanya cukup baik, Muliaman tetap menggarisbawahi pentingnya pendalaman pasar keuangan dalam negeri. Jika pasar keuangan domestik sudah dalam, maka Indonesia menjadi lebih tahan terhadap guncangan eksternal.
"Pendalaman pasar uang jadi agenda penting tahun depan. Semoga kita bisa carikan alternatif pembiayaan pembangunan," ucapnya.
(hds/ang)











































