Bank Dunia Kucurkan Pinjaman US$ 80 Juta untuk PGN
Selasa, 25 Jan 2005 14:25 WIB
Jakarta - Perusahaan Gas Negara (PGN) mendapat pinjaman sebesar 80 juta dolar AS dari Bank Dunia. Dana ini rencananya akan digunakan untuk tambahan investasi pada tahun 2005 yang totalnya mencapai 250 juta dolar AS."Total investasi tahun 2005 sebesar 250 juta dolar AS, di mana 80 juta dolar AS berasal dari pinjaman Bank Dunia. Sisanya akan ditutup dari penerbitan obligasi," kata Direktur Keuangan PGN Djoko Pramono disela acara BUMN Summit di Bidakara, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa, (25/1/2005). Menurutnya, dalam waktu dekat pemerintah dan Bank Dunia akan menandatangani perjanjian soft loan tersebut. Dana untuk investasi 2005 ini terutama difokuskan pada pembangunan distribusi gas dan pipa transmisi dari Sumatera Selatan ke Jawa Barat.Diharapkan pada tahun 2006 gas yang dialirkan sudah bisa jatuh ke tangan pelanggan. Produksi gas tahun 2005 diperkirakan naik 10-15 persen dibanding tahun 2004 yang sebesar 700-800 juta kaki kubik per hari.Untuk penerbitan obligasi, menurut Djoko, akan dikeluarkan dalam bentuk rupiah dengan kisaran antara Rp 1 triliun-Rp 1,5 triliun. Diharapkan obligasi tersebut bisa diterbitkan pada kuartal II 2005.Namun demikian, kata Djoko, waktu dan jumlah obligasi yang akan diterbitkan tergantung kondisi pasar.
(umi/)











































