Seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/1/2015), crossing saham dilakukan di pasar negosiasi sebanyak dua kali. Jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 2 juta lot.
Harga eksekusi dalam transaksi ini sebesar Rp 3.250 per lembar. Total nilai transaksi pembelian perusahaan konstruksi dan infrastruktur ini mencapai Rp 650 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
United Tractors selanjutnya akan menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham Acset yang lain, sesuai dengan peraturan soal pengambilalihan perusahaan terbuka.
Sebelum transaksi sebanyak 38,45% saham Acset dikuasai Cross Plus. Setara 29,75% dikendalikan oleh Loka Cipta, selanjutnya 31% dimiliki investor publik, dan sisanya 0,8 persen dipegang Hilarius Arwandhi. Acset didirikan oleh Ronnie Tan Tiam Seng dan Hilarius Arwandhi pada Januari 1995.
(ang/dnl)











































