Data menunjukkan adanya perlambatan sektor jasa di triwulan terakhir tahun lalu. Pemesanan produk manufaktur juga masih melambat selama empat bulan berturut-turut.
Saham-saham energi memimpin pelemahan gara-gara harga minyak dunia yang masih lesu. Minyak mentah jenis Brent berada di kisaran US$ 52 per barel sementara WTI sudah turun ke US$ 48 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 130,01 poin (0,74%) ke level 17.371,64, Indeks S&P 500 kehilangan 17,97 poin (0,89%) ke level 2.002,61 dan Indeks Komposit Nasdaq anjlok 59,84 poin (1,29%) ke level 4.592,74.
(ang/ang)











































