Matahari Proyeksikan Penjualan 2005 Tumbuh 20 Persen
Kamis, 27 Jan 2005 13:50 WIB
Jakarta - PT Matahari Putra Prima tbk menargetkan pertumbuhan penjualan tahun 2005 naik 20 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan pendapatan tahun 2004 sendiri diperkirakan lebih tinggi 11 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 5,1 triliun. Laba bersih tahun 2004 juga diperkirakan naik 5 sampai 10 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 115 miliar. Kenaikan penjualan dan laba bersih tahun 2004 ini karena adanya ekspansi usaha dengan penerbitan beberapa pasar swalayan dan hypermarket baru.Demikian diungkapkan Direktur/Corporate Secretary perseroan Danny Kojongian disela-sela acara penyerahan sertidikasi Obligasi 2004 di Kantor BES, Plasa Bapindo, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (27/1/2005).Ia menambahkan, gross marjin tahun 2004 juga mengalami kenaikan sebesar 32 persen dibandingkan rata-rata 2 tahun terakhir yang sebesar 30,5 persen. Untuk tahun 2005 Matahari menargetkan membangun 11 pasar swalayan, 10 hypermarket dan 20 Timezone dengan belanja investasi atau Capital Expenditure (capex) Rp 400 miliar.Menurut Danny, dana Capex itu berasal dari penerbitan obligasi tahun 2004 yang sebesar Rp 450 miliar. Berkaitan gugatan Matahari terhadap Dairy Farm soal Exchangable bond, Danny mengaku belum bisa banyak berkomentar. Namun yang jelas yang dituntut Matahari sebagai pemegang saham minoritas 7,8 persen adalah keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai pemegang saham. "Kita inginnya lebih transparan dan fair," katanya.Saat ini Matahari menurutnya masih akan melakukan upaya hukum untuk menuntut keadilan tersebut. Matahari juga menyerahkan kasus ini sepenuhnya pada otoritas pasar modal dan Bapepam.
(qom/)











































