Saham PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) pada perdagangan perdananya dibuka naik 65% ke level Rp 190 per saham dari harga penawaran saat Intial Public Offering (IPO) sebesar Rp 115 per saham dengan nilai nominal Rp 100.
Saham ini sempat menyebtuh level terendahnya di angka Rp 180 dan tertinggi Rp 190 per saham. Saham BBYB ini ditransaksikan sebanyak 16 kali dengan volume 4.000 lot dan nilainya mencapai Rp 92 juta.
Bank Yudha Bhakti menjadi emiten pertama yang melantai di bursa tahun ini sekaligus menjadi emiten ke-507.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Komisaris Utama Perseroan Suprihadi menambahkan, pencatatan saham ini sekaligus sebagai kado ulang tahun perseroan.
"Perlu kita apresiasi. Sembilan Januari kemarin merupakan ulang tahun Bank Yudha Bhakti ke-25. Pada tanggal itu kita berdiri, ini inisiatif dari Departemen Pertahanan," ujar dia.
Bank Yudha Bhakti menawarkan 300.000.000 lembar saham kepada publlik atau 11,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp 115 per saham sehingga total dana yang diperoleh mencapai Rp 34,5 miliar.
Perolehan dana IPO ini akan digunakan untuk memperkuat permodalan dalam rangka pengembangan kredit sebesar 72,14% dan untuk pengembangan teknologi informasi sebesar 27,86%.
Bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Gozco Capital ini masuk ke dalam kategori Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha (BUKU) 1 yang bermodal inti kurang dari Rp 500 miliar. Total modal inti Bank Yudha tercatat Rp 215,516 miliar.
Kinerja tahun 2014, total aset meningkat menjadi Rp 2,695 triliun atau naik 18% dari tahun sebelumnya. Kredit menjadi Rp 2,006 triliun atau naik 35%. Dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi Rp 2,330 triliun atau naik 20%. Laba tahun berjalan menjadi Rp 17,903 miliar atau naik 13%.
Pemegang saham Bank Yudha Bhakti terdiri dari 8 koperasi di lingkungan TNI/POLRI yaitu INKOPAD, INKOPAL, INKOPAU, INKOPPOL, INKOPABRI, INKOVERI, PUSKOP MABES TNI dan PUSKOP DEPHANKAM.
Per Juni 2014, komposisi pemegang sahamnya menjadi:
- 8 INKOP dan PUSKOP TNI/POLRI sebesar 28,94%
- Sugeng Subroto 4%
- PT Gozco Capital 61,10%
- Koperasi Karyawan Bank Yudha Bhakti 5,96%











































