Menutup perdagangan, Rabu (14/1/2015), IHSG terjun 54,691 poin (1,05%) ke level 5.159,668. Sementara Indeks LQ45 menukik 10,618 poin (1,18%) ke level 886,936.
Wall Street berakhir negatif setelah Bank Dunia memangkas target pertumbuhan ekonomi global tahun 2015 dan 2016. Melemahnya harga-harga komoditas juga memberi sentimen negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan berpotensi menguat setelah kemarin jatuh cukup dalam. Aksi beli selektif diperkirakan masih akan dilakukan investor domestik.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 183,42 poin (1,09%) ke level 16.979,38.
- Indeks Straits Times naik 12,02 poin (0,36%) ke levle 3.338,18.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Rabu (14/1) IHSG turun 55 poin (-1,05%) ke level 5.159,67 mengikuti penurunan bursa regional lainnya masih mengikuti trend bearish harga komoditas dunia.
Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. BBCA, BBRI, ASII, TLKM, dan UNVR di mana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 396,1 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. PGAS, PWON, BBRI, BBTN dan ADRO.
Secara teknikal, indeks kembalu turun disertai volume dan tutup di bawah MA20 sehingga terlihat mencoba test support MA50. Stocashtic, RSI dan MACD negatif.
Hari ini (15/1) IHSG diperkirakan akan melemah di kisaran 5.125-5.200 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASRI, PWON, MPMX, PYFA, dan TELE.
Rupiah Rabu (14/1) ditutup di level 12.620 dan hari ini (15/1) diperkirakan akan bergerak di kisaran 12.575-12.698 dengan kecenderungan melemah.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali ditutup melemah untuk kali keempat berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Avg semalam terkoreksi -1,06%, sedangkan indeks S&P500 turun -0,58%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini bergerak positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) sebesar +0,67%, sementara indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) +0,06%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik +5,95% ke level US$48,62 per barel, sementara harga emas Comex terkoreksi -0,36% ke posisi US$1.230,10 per troy ounce.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti rapat dewan gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan membahas perihal tingkat suku bunga acuan (BI Rate) dan rilis data neraca pembayaran Indonesia. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan masih akan fluktuatif.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas sendiri mengungkapkan jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.095 dan resistance 5.247.
(ang/ang)











































