IHSG Anjlok 40 Dibayangi Sentimen Harga Minyak

IHSG Anjlok 40 Dibayangi Sentimen Harga Minyak

- detikFinance
Jumat, 16 Jan 2015 16:16 WIB
IHSG Anjlok 40 Dibayangi Sentimen Harga Minyak
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 40 poin mengikuti koreksi pasar saham lainnya di Asia. Investor khawatir rendahnya harga minyak dunia akan menggerus pertumbuhan ekonomi dunia.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.590 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 12.560 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 6,701 poin (0,13%) ke level 5.182,011 terkena sentimen negatif dari bursa global dan regional. Investor asing masih gencar menjual saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks masih bergerak dalam rentang tipis. Investor domestik lebih berhati-hati sebelum melakukan transaksi.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun tipis 1,624 poin (0,03%) ke level 5.187,088. Pelaku pasar masih lakukan aksi wait and see menanti kejelasan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aksi jual malah semakin ramai terjadi setelah pengumuman turunnya harga BBM. Indeks langsung meluncur ke titik terendahnya.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (16/1/2015), IHSG anjlok 40,333 poin (0,78%) ke level 5.148,379. Sementara Indeks LQ45 jatuh 7,342 poin (0,82%) ke level 886,343.

Saham-saham unggulan dan lapis dua langsung jadi sasaran aksi jual. Pemodal asing paling semangat melepas saham.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 246.477 kali dengan volume 5,32 miliar lembar saham senilai Rp 5,573 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 203 turun, dan 94 saham stagnan.

Bursa saham Tiongkok mencuat sendirian dengan penguatan lebih dari satu persen sementara bursa Asia lainnya terjebak di zona merah. Lemahnya harga minyak dunia dikhawatirkan menggerus pertumbuhan ekonomi global.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 244,54 poin (1,43%) ke level 16.864,16.
  • Indeks Hang Seng jatuh 247,39 poin (1,02%) ke level 24.103,52.
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 40,04 poin (1,20%) ke level 3.376,50.
  • Indeks Straits Times amblas 42,57 poin (1,27%) ke level 3.296,27.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 775 ke Rp 33.500, Blue Bird (BIRD) naik Rp 525 ke Rp 12.100, Bank Ekonomi (BAEK) naik Rp 400 ke Rp 2.200, dan Trikomsel (TRIO) naik Rp 230 ke Rp 1.295.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 5.575 ke Rp 370.000, Indocement (INTP) turun Rp 2.550 ke Rp 22.300, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 1.600 ke Rp 6.400, dan Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 1.200 ke Rp 15.000.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads