Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan pagi ini dengan stagnan. Bursa Asia yang rata-rata menguat memberi sentimen positif.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.650 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.615 per dolar AS
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,277 poin (0,04%) ke level 5.154,370. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,577 poin (0,07%) ke level 887,841.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor domestik masih menjadi penggerak bursa sejak awal tahun ini dengan konsisten membeli saham. Sedangkan investor asing belum berhenti melepas saham.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 6,593 poin (0,13%) ke level 5.158,686. Sementara Indeks LQ45 naik 1,695 poin (0,19%) ke level 888,959.
Kemarin IHSG menutup perdagangan awal pekan dengan naik tipis 3 poin. Investor domestik menahan IHSG dengan aksi beli di saham unggulan.
Wall Street tutup memperingati hari Martin Luther King. Bursa Eropa diperdagangkan positif menjelang rapat ECB 22 Januari mendatang. Pelaku pasar berharap adanya stimulus dari Bank Sentral Eropa untuk mengantisipasi memburuknya perekonomian Eropa.
Rata-rata bursa Asia masih bisa menguat pagi hari ini meski tanpa sokongan bursa global. Pelaku pasar memantau perkembangan di Uni Eropa dan data ekonomi Tiongkok.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 220,37 poin (1,30%) ke level 17.234,66.
- Indeks Hang Seng anjlok 365,03 poin (1,51%) ke level 23.738,49.
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 9,48 poin (0,30%) ke level 3.125,83.
- Indeks Straits Times naik 21,26 poin (0,64%) ke level 3.328,96.











































